Langsung ke konten utama

Keputusan

 Pagi ini sebelum berangkat ke sekolah, aku bilang ke bapak jika kami berdua "anak-anaknya" sudah Lillah jika ingin diperkenalkan/diperjodohkan.
Perlu pemikiran yg sangat panjang untuk mengambil keputusan tersebut.

Kesepakatan yg telah ku lakukan dg kakak di malam sebelumnya, kami harus menurunkan ego, sudah saatnya kami "menuruti" apa yg orang tua kami resahkan selama ini.

Sebenarnya mereka memberikan kami "kebebasan" dalam mencari pendamping hidup, tapi faktanya di usia kami sekarang yg sudah tidak belia lagi, kami belum kunjung menemukannya. Entah apa yg kami lakukan selama ini, yg pasti kami terlalu terlena dan asik dg urusan dunia.

Bismillah, semoga ini merupakan keputusan yg tepat. Kami akan ditemukan dg orang yg baik, saling pengertian, dan siap berbagi suka-duka bersama-sama.

Tidak ada anak yg ingin menyakiti hati orang tuanya, terlebih kami yg dibesarkan dg penuh cinta kasih orang tua. Sungguh sedewasa ini harus sadar dan berani melangkah, demi salah satu kebahagiaan orang tua kami juga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alhamdulillah... 100%

Ingin menuliskan cerita panjang Bertepatan dengan 5 tahun aku mengabdikan diri di Sekolah Allahu Akbar... Alhamdulillah... Allah memberikan aku kesempatan berada di fase ini Dulu aku tidak berani membayangkan berada di titik ini Karena ku pikir ini "impossible" Akan ku ceritakan semuanya dari awal... Sejak duduk di bangku kelas XII aku pun merasakan keresahan seperti teman-teman yg lain, apa yg akan aku lakukan setelah ini? Saat itu sudah patah hati karena tidak bisa mengikuti SNMPTN Jalur Undangan, kemudian aku berdiskusi dengan orang tua untuk menentukan langkah apa yg harus aku ambil setelah ini. Sebelumnya saat duduk di kelas XI orang tuaku sudah memberiku rambu-rambu untuk menjadi guru SD (saja). Karena menjadi guru tidak menyita banyak waktu, anggapan mereka. Awalnya aku punya opsi kampus yg ingin ku jadikan tempat belajar, tapi karena dirasa terlalu mahal maka aku urungkan niatku dan mencoba mencari kampus lain yg "sedikit bersahabat" dalam biaya. Tepat 4 tah...

Aku ikut Seleksi CPNS 2018 lho !

Se lamat pagi, Desember! Kali ini saya akan berbagi pengalaman saya dalam mengikuti Seleksi CPNS 2018. Masih teringat jelas dalam ingatan, saya mengikuti SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) pada hari Rabu, 14 November 2018 yang merupakan pengalaman pertama saya mengikuti Seleksi CPNS. Kebetulan untuk wilayah Grobogan lokasi tes SKDnya berada di Gor Diponegoro Kabupaten Sragen. Jarak Purwodadi-Sragen tidak terlalu jauh. Cukup ditempuh dengan waktu 1,5 jam dengan mengendarai motor. Saya mendapat jadwal tes pada sesi 2 (pukul 10.00 registrasi dimulai pukul 09.00), jadi saya bisa berangkat pagi dari rumah dan tidak terlalu terburu-buru, de ngan mengandalkan Maps kita bisa sampai tujuan yang kali ini benar petunjuknya :)  Gor Diponegoro Sragen Saat diperiksa oleh petugas, detectornya berbunyi, ternyata saya memakai ikat pinggang. Haha akhirnya ikat pinggang saya lepas, yang boleh kita bawa masuk hanya KTP dan Kartu Tes. Sebelum semua peserta pada sesi tersebut berkumpul semua, say...

PUISI 2

KENANGAN Sobatku yang kian lama pergi Kutunggu serta kunanti Semoga kemudian hari Kita dapat bersatu kembali Percayalah... Bahwa perpisahan ini Bukan perpisahan abadi Walau kita jauh di mata Tapi selalu dekat di hati Hari demi hari kan ku lalui Bulan berganti tahun ku arungi Menunggu setetes air tuk menyirami Kegersangan hati ini Kenangan yang silam... Menjadi memori yang akan datang Antara sahabat terpisahkan Karena jalan kehidupan yang berlainan Kehidupan dan kesedihan Akan selalu jadi kenangan dalam kehidupan Insan jahil Sumber : Buku Album Kenangan SMKN 1 Purwodadi 2011/2012 Diposkan pada : Minggu, 19 Oktober 2014 Pukul 16.40